Anak Suka Bicara Kotor dan Tidak Pantas


 ANAK SUKA BICARA KOTOR merupakan salah satu masalah pada anak yang cukup membuat orang tua prihatin. Apalagi kalau anak-anak ini masih TK atau SD. Bukan berarti kalau anak lebih besar tidak apa-apa berkata tidak pantas. Tapi kalau masih sangat belia sudah begitu, bagaimana bila sudah besar nanti? Kali ini saya akan mecoba mengajak anda mendiskusikan hal itu. Berkali-kali saya umumkan bahwa saya bukan pakar ilmu anak. Saya cuma ingin membagi sedikit pengalaman yang saya miliki, juga pengalaman-pengalaman dari orang-orang yang saya kenal dan beberapa teori yang saya baca. Terima kasih anda sudah bersedia berkunjung ke muchfauzi.com. Eh kok malah jadi resmi banget nih..Santai aja ya..

Penyebab


Penyebab utama jelas dari PERGAULAN (pasti anda sudah tau ini, he..he). Karakter khas yang melekat pada anak kecil adalah dia akan meniru apa saja yang ia dengar atau lihat. Bahkan menurut ilmu Linguistik ( apa lagi ini?) atau ilmu bahasa sumber utama manusia bisa berkata-kata adalah dari meniru. Telinga bekerja lebih dahulu daripada mulut atau lidah. Karena itu dalam teori pembelajaran sebuah bahasa (yang bukan bahasa ibu) mendengar/menyimak pasti diajarkan di bagian paling awal. Misalnya dalam mengajarkan bahasa inggris bagi orang Indonesia maka "Listening" dikenalkan lebih dulu di awal-awal pertemuan. Karena itulah makin kita membiarkan anak bergaul dengan banyak orang tak heran perbendaharaan katanya juga makin banyak. Kalau orang-orang di sekitarnya sering berkata kasar ya itulah yang akan ditirunya, demikian juga sebaliknya.

Penyebab kedua adalah dari orang tua dan anggota keluarga lainnya. Kalau dihitung lamanya waktu anak di rumah dengan di luar tetap lebih banyak di rumah. Bahkan sebelum dia bisa bergaul dengan teman-temannya di luar lingkungan keluarganyalah yang ia kenal pertama kali. Ibu terutama ( ya kena deh sang ibu..). Misalnya ibu hobi membentak 3X sehari sesudah makan, maka perhatikan si anak saat bermain dengan teman-temannya. Pasti dia juga suka membentak temannya, apalagi kalau level temannya di bawahnya baik dari segi umur maupun keberanian. Lha ini tambah berbahaya jika anak sulung sudah “sukses” meniru berkata kasar maka adik-adiknya juga akan lancar saja meneruskan kebiasaan ini.


Penyebab Anak Suka Bicara Kotor dan Tidak Pantas


Solusi

Haduh, gimana solusinya ya...Saya akan mencoba memberikan masukan ya..Gini:Pertama usahakan jangan pernah berkata kasar di depan anak. Kalau bisa ya jangan pernah berkata kasar pada siapapun, he..he..Kasar, kotor, jorok, tidak pantas dan sejenisnya maksudnya. Lha kalau anak sudah terlanjur punya kebiasaan begitu, bagaimana? Kalau dia seorang kakak jangan sampai menular ke adik-adiknya. Teknisnya? Simak di bawah ini:

> Langsung "Tampar" Mulutnya
Hah ?? Apa?? Iya beneran. Langsung aja tampar mulutnya saat anak berkata kasar, kotor atau tidak pantas. Tapi bukan arti ditampar sebenarnya lho. Dimanapun, meski di tempat umum, tidak perlu takut jadi perhatian orang di sekeliling anda.
Saya sudah pernah mempraktekkan dan berhasil kira-kira 97% (perkiraan saya saja). Saya dulu dapat tips ini dari seorang yang pembawaannya lemah lembut. Kalau mau dijabarkan logikanya kira-kira begini: Tamparan mendadak, pertama kali dan di luar dugaan akan tertancap dengan kuat dan dalam di memori anak. Semacam shock terapi. Anak akan kaget, malu dan sangat mungkin menangis. Wajar saja, orang tua yang selama ini sangat menyayanginya, menjewer saja tidak pernah kok tiba-tiba menampar mulut. Jadi sangat masuk akal hal ini akan selalu dikenangnya seumur hidup sehingga tak akan berani mengulanginya lagi.

Yang perlu anda perhatikan adalah saya tidak menyarankan menampar dengan keras dan emosional. Taruhlah anak anda sudah beberapa hari ini ngomong begituan, maka hari ini anda susun rencana, "kalau kapan-kapan dia ngomong gitu lagi aku akan menamparnya". Buat planning yang matang dan kendalikan diri anda. Berpura-pura marah saja. Menamparnya juga jangan sampai melukai. Yang penting mendadak dan seketika.

Beri Penjelasan
Ini bisa dilakukan baik sesudah anda "menampar" atau bila anda tidak tega menamparnya. Pilih waktu saat situasi psikologis anda dan anak paling dekat. Jelaskan secara halus dan panjang lebar bahwa cara berkata si anak itu tidak pantas, jelek, berdosa dan memalukan. Yakinkan bahwa dia adalah anak yang baik. Katakan bahwat eman-temannya yang suka berkata begitu mungkin belum mengerti atau sekedar tiru-tiru. Kalau perlu minta dia untuk menasehati teman-temannya agar tidak mengulanginya lagi.

Beri Sangsi
Bagaimana kalau setelah dua cara di atas dilakukan tapi anak masih mengulangi? Jangan ragu untuk memberikan sangsi. Bisa berupa melarang main di luar selama seminggu, mengurangi uang jajan, menata tempat tidurnya sendiri, mengepel lantai dan pekerjaan-pekerjaan fisik lain yang ringan yang bisa menciptakan kebiasaan yang baik. Atau minta dia untuk menghafal daftar perkalian, surat-surat atau doa-doa harian. Dengan contoh-contoh sangsi di atas anak bisa kapok dan mendapat manfaat dari hukuman yang diterimanya.

Kira-kira begitulah ceritanya. Silahkan tinggalkan komentar agar artikel ini menjadi lebih baik. Wassalam



0 Response to "Anak Suka Bicara Kotor dan Tidak Pantas"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel