2 Solusi Mudah Agar Anak Tidak Terlalu Sering Main HP

Zaman sekarang adalah zaman yang lebih susah dibanding zaman-zaman sebelumnya. Terutama bagi orang tua, utamanya dalam konteks mendidik anak. Arus globalisasi melanda kemana-mana, dari kota sampai pelosok desa-desa sunyi. Dari rumah-rumah mewah bertingkat hingga gubuk-gubuk kecil.

Beberapa tahun lalu para orang tua hanya dipusingkan dengan masalah terlalu seringnya anak menonton tv. Apalagi kalau hari Minggu, anak-anak biasanya tidak beranjak dari depan tv sejak bangun tidur sampai jam makan siang. atau kalau ditarik mundur lagi, paling-paling anak pulang menjelang maghrib. Seharian mengejar layang-layang, bermain kelereng atau mencari ikan di sungai.

Tapi sekarang? Hampir semua anak usia SMP sudah pegang HP. Wajar saja, karena kalau tidak punya HP pasti dianggap kampungan, kurang gaul dan yang pasti tidak bisa aktif di media sosial. Selain itu harga HP memang sangat bervariasi, mulai yang ratusan ribu sampai puluhan juta tersedia. Soal kualitas kalau cuma buat urusan media sosial yah sepertinya semua sudah memenuhi syarat.

Selain itu demi alasan penguasaan teknologi informasi maka banyak sekolah yang seakan-akan menyaratkan agar semua siswanya mempunyai HP. Mulai jenjang lanjutan pertama. Biasanya HP digunakan untuk mencari bahan atau materi tugas. Atau untuk memudahkan penerjemahan dalam mata pelajaran Bahasa Inggris. Ada pula sekolah yang memperbolehkan siswanya membawa HP dengan alasan agar bisa berkomunikasi dengan orang tuanya, urusan jemput menjemput misalnya. Efek negatifnya anak jadi terlalu sering main HP. Ini juga bisa menyebabkan gangguan perilaku anak.

https://www.muchfauzi.com/2019/05/solusi-agar-anak-tidak-terlalu-sering.html

Dengan berbagai fenomena di atas maka wajarlah apabila kehidupan anak-anak sekarang tidak bisa dipisahkan dengan HP. Bukan hanya anak Anda, tapi anak saya juga. Anak tetangga Anda, anak tetangga saya dan anak tetangga dari tetangga-tetangga kita ( bingung ya?? Sekedar untuk menggambarkan banyaknya anak yang kecanduan HP, he he). Ibarat sebilah pisau, selain banyak manfaat tentu saja efek negatif dari penggunaan HP yang over tidak kalah banyaknya. Tapi kali ini kita tidak akan berdiskusi tentang itu. Kita akan mencoba memberikan solusi bagaimana cara mengatasi apabila anak kita sudah terlanjur kecanduan HP.

Tips supaya anak tidak kecanduan gadget


1. Aturan Ketat Sejak Dini


Ini bukan klise. Ini riil dan bisa diterapkan. Apabila usia anak Anda masih dibawah 3 tahun misalnya, tentukan dulu kapan si kecil diperbolehkan main HP. Anggap saja dia akan mendapatkan ijin main HP tepat saat ulang tahunnya yang ketiga. Nah pada saat itulah jangan bosan-bosannya untuk sekaligus menyertakan aturan yang melekat. Apa saja itu? Misalnya Adek main HP nya satu jam saja ya. Nanti kalau jarum panjang tepat di angka 12 Adek harus berhenti lho. Atau Adek boleh main HP pas hari Selasa, Jumat dan Minggu. Hari lainnya diisi dengan belajar atau bermain lainnya saja.

Kalau hal ini diterapkan sejak dini, percayalah Anda akan menuai hasilnya. Kenapa? Ya karena makin kecil anak makin patuh dia. Karena pembiasaan yang dilakukan sejak kecil akan lebih mudah menghasilkan karakter yang diharapkan. Kedua orang tua harus berperan aktif menjalankan "proyek" ini, namun ibulah pemain utamanya. Ibu yang lebih dekat dengan anak ketika anak masih berusia dini. Apalagi kalau ibunya adalah seorang ibu rumah tangga, pasti lebih mudah lagi ( menjadi ibu rumah tangga lebih berat dibanding ibu karier loh, he he). Tapi kalau memang keadaan tidak memungkinkan peran ini bisa digantikan oleh sang pengasuh kok.

Penelitian sudah membuktikan bahwa pembiasaan sejak dini sangat kuat melekat pada memori anak dan hasilnya signifikan contohnya ya membuat aturan ketat tersebut. Anda tidak perlu terlalu cemas anak akan tertekan atau stress. Anda bisa melihat reaksi anak. Kalau sekiranya anak terlihat terlalu menderita Anda bisa memberikan penyegaran dengan memberi hadiah atau mengajak jalan-jaln keluar. Pembiasaan atau aturan ini juga bisa dikombinasikan dengan sounding ( cari apa itu sounding ya) atau mengucapkan kalimat baik berulang-ulang pada anak. Misalnya : adik ini anak baik, kamu itu nggak nakal dan selalu patuh pada mama dan sebagainya. Kalau anda pernah melihat model pembelajaran di Kelompok Bermain maka kalimat seperti : "ucapkan salam, ganti baju, cuci kaki cuci tangan, makan siang, sholat, tidur siang" akan Anda dengar diteriakkan anak-anak bersama bundanya setiap hari. Tujuannya jelas, biar anak tersugesti dan otomatis mau melakukannya.

2. Jangan Abaikan Anak


Banyak sekali ditemukan kondisi di dalam sebuah rumah dimana ibunya sibuk sendiri dan anaknya juga bermain sendirian. Pagi misalnya. Ibu sibuk mencuci dibelakang dan si anak melongo saja di depan tv sendirian. Atau ibunya tidak selesai-selesai masak di dapur dan si anak konsentrasi main HP di kamarnya. Ini pemandangan lumrah dan sudah terjadi sejak dahulu kala. Tapi masih saja terjadi hingga sekarang. Bagaimana ya? Kalau Persatuan Para Ibu-Ibu masih menggunakan alasan: cucian menumpuk, belum menyapu dan mengepel, setrikaan menggunung dan sejenis itu ya tidak bakalan ketemu solusinya. Diperlukan sebuah komitmen dan tekad kuat agar bisa sering- sering menemani si kecil. Yang jelas jangan malah mencuci baju saat putra-putri Anda berteriak: " Maah sini dong. Ayo main bareng Adek". Pandai-pandailah mengatur waktu yang smart agar kerjaan beres tapi si kecil juga selalu dapat teman. Saat dia tidur, atau malam hari, atau saat dia sedang bermain dengan temannya misalnya. Dengan seringnya ditemani "manusia" nyata maka kemungkinan dia bermain dengan HP akan jauh berkurang. Masuk akal ya?

Baca juga Permainan The Clown

Ini dulu artikel saya saat ini. Yang saya tulis di atas hanyalah sebagian kecil dari solusi yang bisa saya tawarkan tentang anak yang kecanduan HP. Tentu saja masih ada banyak tips atau jalan keluar lain yang bisa dipakai. Mungkin di lain waktu bisa saya sambung lagi.Mudah-mudahan bisa memberi manfaat. Saya senang kalau Anda bersedia menuliskan komentar.

0 Response to "2 Solusi Mudah Agar Anak Tidak Terlalu Sering Main HP"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel